Sabtu, 13 Agustus 2016

BHS INDONESIA



Pengertian Iklan, Pidato dan Puisi

1.    a. klan adalah informasi yang disajikan lewat media massa, buletin atau surat
     edaran yang bertujuan untuk memberitahukan atau mempromosikan suatu bidang
     atau jasa kepada khlayak untuk kepentingan bisnis pengumuman atau pelayanan
     publik
 b. Ciri-Ciri bahasa iklan
a)    kalimatnya singkat hanya menonjolkan bagian-bagian yang dipentingkan
b)    Uraian bersifat impormatif dan persuasif
c)    Menggunakan kata-kata yang terpilih dan menarik perhatian orang untuk mengetahui, mencoba atau ingin memiliki

2.      a. Pengertian pidato dan khotbah
       pidato adalah aktifitas mengunggkapkan pikiran, ide gagasan secara lisan dalam
       bentuk rangkaian kata-kata atau kalimat kepad orang banyak dengan tujuan
       tertentu.
  b.  Bagian-bagian pidato ada 3
1)    Bagian pembuka berisi
a.    Salam pembuka
b.    Ungkapan sapaan
c.    Puji syukur terhadap tuhan
d.    Penegasan konteks pertemuan atau acara
2)    Bagian isi berisi uraian pidato sesuai dengan yang telah direncanakan atau ingin disampaikan
3)    Penutup pidato berisi
a.    Kesimpulan isi pidato
b.    Harapan atau himbauan
c.    Ucapan terima kasih dan permohonan maaf
                              4)   salam penutup
     c. Hal yang diperhatikan dalam menyimak pidato
1)    Simaklah isi pidato dengan seksama dari awal hingga akhir
2)    Pahami gagasan, pendapat, atau pesan yang disampaikan dalam pidato
3)    Ingatlah atau catatlah hal-hal penting yang terdapat dalam uraian pidato dan beri komentar
3.      a.  Pengertian puisi
        puisi adalah salah satu benntuk karya sastra yang berbeda dari bentuk sastra
        lain seperti prosa dan drama puisi terikat oleh:
1)    Baris dalam tiap bait
2)    Banyak kata atau suku kata dalam setiap baris
3)    Rima
4)    Irama
                     Bahkan pada jenis puisi tertentu ada keterikatanpada persajakan seperti
                     a,a,a,a atau ab-ab misalnya pantun dan syair
                     Contoh puisi
Senyum dan tawamu
                          Dalam senyummu yang khas
                          Ternyata pikiranmu seperti benang kusut
                          Dalam tawamu yang riang
                          Ternyata pikiranmu penuh berbagai urusan
                           Oh.. papa, jangan bohongi aku

                 b. Hakikat puisi
                      puisi terbagi jadi 3 yaitu:
1)    Sifat atau fungsi seni
Unsur ini dapat dubangun dengan pemanfaatan gaya bahasa . gaya bahasa meliputi semua penggunaan bahasa secara khusus untuk mendapatkan efek tertentu seperti, bunyi, kata dan kalimat
2)    Kepadatan
Yang terpenting adalah setiap unsur dalam puisi memiliki keterikatan dan keterpaduan makna
3)    Ekspresi tidak langsung ini selain mengandung nilai estetika atau keindahan serta bentuk pilihan kata dan tata kalimat yang mengandung pengertian yang padat.

                 c. Unsur puisi
                        unsur-unsur dalam puisi:
a)    Tema
Landasan atau dasar pijakan bagi penyair untuk mengembangkan puisi
b)    Perasaan atau rasa
Adalah ungkapan atau ekspresi penyair kepada sesuatu yang dituangkan dalam puisinya
c)    Nada dan suasana
Adalah bentuk sikap dan keinginan penyair terhadap pembaca
d)    Pesan atau amanat
Adalah hal yang ingin disampaikan oleh penyair kepada pembaca lewat kata-kata dalam puisi

IPS

Pranata sosial
“institution” lembaga
      I.        Ciri-ciri Pranata
1.    Berbentuk organisasi/ kelompok
2.    Memiliki jangka waktu
3.    Memilki tujuan tertentu
4.    Memiliki lata kelengkapan lembaga/organisasi
5.    Memiliki lambang atau logo
6.    Memiliki tata tertib
    II.        Jenis dan Fungsi Pranata
1.    Pranata Keluarga
Jenis :
·         Poligami : 1:2 (1 suami 2 istri)
·         Poliandri: 2:1 (2 istri 1 suami)
·         Indogami : pernikahan sedarah
·         Eksogami : pernikahan diluar sedarah
                           Fungsi :
1)    Mengatur hubungan seks
2)    Reproduksi
3)    Sosialisasi : ayah
         Ibu
         Anak
                                            4)    Apeksi   : Saling asah
                                                                   Saling asih
                                                                   Saling asuh
                                           5)    Status
2.    Pranata pendidikan
a.    Pendidikan formal/reguler  : Tk s/d PT
b.    Pendidikan informal           : pendidikan dalam keluarga
c.    Pendidikan non formal       : pendidikan luar contoh: les, kursus
3.    Pranata agama
“Toleransi”
SARA
Suku agama ras antar golongan
4.    Pranata Ekonomi
5.    Pranata Politik
“Truas Politik” 
a.    Legislatif   : pembuat UU
b.    Eksekutif  : pemerintah
c.    Yudikatif   : Pengawas

Jumat, 12 Agustus 2016

KKPI

TOPOLOGI LINIER


Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.
Kelebihan Topologi Linier
§  Mudah dikembangkan.
§  Membutuhkan sedikit kabel.
§  Tidak memperlukan kendali pusat.
§  Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.
Kekurangan Topologi Linier
§  Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
§  Keamanan data kurang baik.
TOPOLOGI TREE

Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree
§  Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
§  Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan Topologi Tree
§  Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
§  Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
§  Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

IPA



Pengertian dan Komponen Biotik dan Abiotik

Pengertian dan Komponen Biotik dan Abiotik - Dalam kehidupan disekitar kita disadari atau tidak terjadi suatu hubungan atau interaksi yang timbal balik. Interaksi ini terjadi antara organisme atau antara organisme dengan lingkungan. Ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk dari hasil interaksi antara organisme dengan lingkungannya. Komposisi lingkungan atau yang selanjutnya akan disebut sebagai komponen abiotik (a, tidak ; biotik, hidup) sangat mempengaruhi komposisi makhluk hidup yang akan menghuninya. Interaksi antar komponen penyusun lingkungan dikenal dengan ekosistem. Telah diterangkan sebelumnya bahwa dalam ekosistem tersusun atas komponen biotik dan abiotik. Untuk lebih jelasnya mengenai komponen penyusun ekosistem maka akan diuraikan penjelasannya.  

a. Komponen Abiotik

Biosfer merupakan ekosistem global pada bumi yang mana habitat seluruh makhluk hidup. Dalam hierarki kehidupan, biosfer enduduki posisi puncak. Biosfer dipegaruhi oleh faktor abiotik yang faktor abiotik penyusun biosfer mempengaruhi penyebaran makhluk hidup di muka bumi. Komponen utama abiotik yang mempengaruhi kehidupan suatu organisme ialah:

1. Suhu

Suhu lingkungan amat penting bagi suatu organisme karena akan mempengaruhi reaksi metabolisme di dalam tubuh. Sebagian besar organisme tidak mampu mempertahankan suhu tubuhnya lebih tinggi atau lebih rendah pada suhu ekstreem. Suhu di bawah nol derajat mampu melisiskan sel sedangkan suhu di atas 45 dapat merusak struktur protein. Dengan demikian, sebagian besar organisme tidak mampu bertahan hidup dengan suhu lingkungan yang ekstreem. Organisme endotermik seperti burung dan mamalia, mampu mengatur suhu tubuhnya terhadap suhulingkungan. Meski demikian, sebagian besar orgnisme endotermik memiliiki suhu optimum tertentu untuk tumbuh dan berkembang. Perbedaan suhu lingkungn pada muka bumi ini akan mempengaruhi penyebaran organisme di dalamnya.

2. Air

Air merupakan kebutuhan yang amat vital bagi suatu kehidupan. Sebagian besar tubuh organisme (90%) tersusun atas air. Air merpakan pelarut utama yang berperan dalan suatu reaksi metbolisme di dalam tubuh, serta sebaga pelindung dan fungsi penghantaran di dalam tubuh. Keberadaan air sangat bervariasi di berbagai habitat di muka bumi. Organisme akuatik air tawar dan air laut dihadapkan pada perbedaan tekanan osmotik pada kedua kondisi. Biota air tawar memiliki kelimpahan air dalam tubuh, sedang biota air laut dihadapkan pada konsentrasi garam yang tinggi, meski hidup di dalam air namun tingkat kepekatan yang tinggi mampu menyebabkan dehidrasi. Sedangkan organisme terestrial (daratan) mengahadapi ancaman yang hampir konstans akan kekeringan. Evolusi yang terjadi pada organisme daratan diadaptasikan untuk memperoleh dan menyimpan air dalam jumlah yang cukup.

3. Cahaya matahari

Energi cahaya matahari merupakan sumber utama energi cahaya yang digunaka oleh tumbuhan dan alga untuk memuah energi kimia dalam pembuatan makanan melalui fotosisntesis. Reaksi fotosintesis amat penting, karena merupakan reaksi yang meyediakan makanan bagi suatu ekosistem..intesnsitas cahaya jua mempengaruhi persebaran organisme. Dalam lingkungn akuatik, wilayah perairan yang paling dalam tidak ditemukan anggota alga atau tumbuhan karena tidak ada cahaya yang menembus ke daerah tersebut.

Selain itu, intensitas cahaya juga amat penting bagi perkembangan organisme lainnya dalam menentukan fotoperiode yang menunjukkan waktu tertentu untuk migrasi, pembungaan, dan lain sebgainya. Cahaya juga merupkan faktor pemicu metabolisme sintesis vitamin D dari provitamin D pada jaringan kulit hewan.

4. Batu dan tanah

Batu dan tanah memiliki struktur fisik, pH, da kandungan mineral yang berariasi. Kondisi demikian mempenarhi wilayah persebaran organisme. Tentu saja, batu denga tanah yang kaya akan kandungan mineral akan lebih banyak dihuni oleh organisme dibanding tanah yang tandus. Sedang pada lingkungan akuatik, daerah pasang surut dan dasar aut menentukan organisme yang dapat menempel daam habitat tersebut.

5. Angin

Angin memperkuat pengaruh suhu lingkungan. Evaporasi (penguapan) merupkan proses kehilangan air bagi organisme daratan yang dipicu oleh angin. Selai itu, angi dapat menghambat pertumbuhan tumbuhan anggota tubuh pohon yang terdapat pada sisi arah tiupan angin.

6. Iklim

Iklim merupakan kondisi cuaca yang dominan pada suatu wilayah. Iklim sangat berpengaruh pada persebaran organisme. Iklim disusun atas air, tanah, angin, cahaya, dan suhu. Bumi memiliki beberapa iklim yang mana iklmi tropis adalah favourite bagi sebgian besar organisme. Sehingga pada daerah tropis dapat ditemukan begitu banyak macam organisme yang tumbuh dan berkembang.
Advertisement

b. Komponen Biotik

Yang termasuk ke dalam komponen biotik adalah semua makhluk hidup dari uniseluer sampai multiseluler. Pada ekosistem juga terjadi interaksi antara organisme. Interaksi ini dapat diamati dpada rantai atau jaring-jaring atau piramida makanan yang terbentuk pada suatu ekosistem. Setiap organisme di dalam ekosistem memiliki peran penting untuk menjaga kestabilan ekosistem. Organisme dalam ekosistem dibedakan menjadi:

1. Produsen

Produsen merupakan organisme yang ampu mempoduksi makanannya sendiri. semua autotrof (tumbuhan dan alga) adalah produsen yang merupakan penyedia makanan utama dalam suat ekosistem. Produsen memegang tingkatan tropik I dalam piramida makanan.

2. Konsumen

Konsumen adalah organisme yang memperoleh makanannya dri organisme lain. Berdasarkan jenis makanannya dibedakan menjadi:

a) Herbivora, adalah organisme pemakan tumbuhan. Memduduki tingkatan tropik II dan berperan sebagai konsumen tingkat I
b) Karnivora, organisme pemakan daging. Menduduki tingkatan tropik III berperan sebagai konsumen tingkat II.
c) Omnivora, organisme yang mamakan segala jenis makanan (tumbuhan dan daging). Dapat menduduki tingkatan tropik ke II atau ke III dan dapat berperan sebagai konsumen tingkat I atau tingkat II.
d) Insektivora, organisme yang memakan serangga sebagai sumber nutrisi.
e) Detritivora, orgaisme pemakan senyawa- senyawa organik organisme yang telah mati.
f) Scavanger, organisme pemakan bangkai.

3. Pengurai (dekomposer)

Organisme yang mampu menguraikan bangkai atau organisme yang telah mati kembali ke komponen unsur atau senyawa penyusunnya. Bakteri dan jamur merupakan dekomposer dalam suatu ekosistem. Keberadaan dekomposer amat penting untuk mengembalikan unsur- unsur penyususn organisme ke alam.