Tampilkan postingan dengan label PRODUKTIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PRODUKTIF. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Agustus 2016

Rabu, 24 Agustus 2016

MENGGABUNGKAN AUDIO KEDALAM SAJIAN MULTIMEDIA

Pengertian Adobe Audition
Adobe Audition adalah multitrack digital audio recording, editor dan mixer yang udah digunakan dan memiliki berbagai fasilitas pengolahan suara. Dengan Adobe udition Anda dapat merekam suara, memperbaiki kualitas suara, menambahkan berbagai efek suara, dan menggabungkan dengan berbagai track suara menjadi satu track, dan menyimpannya dalam berbagai format. Adobe Audition banyak digunakan oleh musician recording master, demo cd, produser atau programing stasiun radio. Secara umum Adobe Audition memiliki dua lingkungan yaitu Edit View and Multitrack. View. Edit View sesuai namanya ditujukan terutama untuk menangani editing satu waveform saja pada satu saat. Sementara Multitrack View dapat menangani beberapa waveform sekaligus pada beberapa track. Anda dapat menggunakan kedua lingkungan ini secara bergantian pada tampilan terpisah.
1. Merekam Suara
– Mengatur peralatan untuk merekam, pastikan kabel mic telah terpasang pada soundcard dengan benar telah di aktifkan. kemudian membuat file baru dengan file>new.
Atur setingnya sesuai dengan sumber suaranya dan akhiri dengan tombol ok. berikutnya anda dapat merekam suara dengan menekan recod di bagian bawah layar. dan hentikan dengan menekan tombol record sekali lagi.
setelah itu anda dapat menyimpan hasilnya dengan file>save as
kemudian pilih tipenya ACM waveform dan aturlah setingnya dengan menekan tombol options.
2. Mengurangi Noise
kadang pada saat merekam suara muncul suara yang tidak di harapkan, misalnya suara kipas angin atau AC. anda dapat melihat tampilan awal klip terdapat noise yang akan menimbulkan suara berisik ketika di mainkan.
untuk itu anda dapat menguranginya dengan cara menyeleksi bagian yang hanya terdapat noise yang akan di hilangkan dan tidak terdapat suaras lainnya.

MENGGABUNGKN FOTOGRAFIK DIGITAL DALAM KAJIAN MULTIMEDIA


SEJARAH ADOBE PHOTOSHOP

Seorang mahasiswa PhD di Universitas Michigan yaitu Thomas Knoll, pada tahun 1987 menulis suatu program pada Macintosh Plus untuk menampilkan sebuah gambar Grayscale pada layar monokrom. Bersama dengan saudaranya yaitu John Knoll yang juga karyawan dari Industrial Light & Magic, merubahnya menjadi program penyunting gambar. Pada tahun 1988 kedua kakak beradik itu merubahnya dengan nama ImagePro. Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; "total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan".

Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988. Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.


PERKEMBANGAN ADOBE PHOTOSHOP


1. Adobe Photoshop 1.0
2. Adobe Photoshop 2.0
3. Adobe Photoshop 3.0
4. Adobe Photoshop 4.0
5. Adobe Photoshop 5.0
6. Adobe Photoshop 6.0
7. Adobe Photoshop 7.0
8. Adobe Photoshop CS (8.0)

9. 
Adobe Photoshop CS2 (9.0)

10. 
Adobe Photoshop CS3 (10.0)

11. 
Adobe Photoshop CS4 (11.0)

12. 
Adobe Photoshop CS5 (12.0)

13. 
Adobe Photoshop CS6 (13.0)

14.
 Adobe Photoshop CC (14.0)

15. 
Adobe Photoshop CC 2014 (15.0)

Selasa, 23 Agustus 2016

MENERAPKAN EFEK KHUSUS PADA OBJEK PRODUKSI


Adobe After Effects
 adalah produk piranti lunak yang dikembangkan oleh Adobe, digunakan untuk film dan pos produksi pada video. Pada awalnya merupakan sebuah software produk dari Macromedia yang sekarang sudah menjadi salah satu produk Adobe.
Adobe After Effects adalah sebuah software yang sangat profesional untuk kebutuhan Motion Graphic Design. Dengan perpaduan dari bermacam-macam software Design yang telah ada, Adobe After Effects menjadi salah satu software Design yang handal. Standart Effects yang mencapai sekitar 50 macam lebih, yang sangat bisa untuk mengubah dan menganimasikan objek. Disamping itu, membuat animasi dengan Adobe After Effects, juga bisa dilakukan dengan hanya mengetikkan beberapa kode script yang biasa disebut Expression untuk menghasil pergerakan yang lebih dinamis.
Adobe After Effects memiliki fitur-fitur penting, misalnya Adobe After Effects memiliki alat untuk membuat Shape (seperti yang terdapat pada Adobe Photoshop). Pada Adobe After Effects terdapat Keyframe seperti yang terdapat pada Adobe Flash (cara menganimasikannya juga hampir sama). Terdapat juga Expression yang hampir mirip dengan Action Script pada Flash, dan masih banyak lagi yang lain.

Senin, 22 Agustus 2016

Memahami cara penggunaan peralatan tata cahaya, Unsur, fungsi khusus & Objek penting dalam pencahayaan


Unsur penting dalam pencahayaan:
1.   Tersedianya peralatan dan perlengkapan
2.   Tata letak dan titik fokus
3.   Keseimbangan warna
4.   Penguasaan alat dan perlengkapan
5.   Pemahaman naskah
Fungsi Khusus Pencahayaan yaitu:
1.   Mengadakan pilihan bagi segala hal yang diperlihatkan
2.   Mengungkapkan bentuk
3.   Membuat gambar wajar
4.   Membuat komposisi
5.   Menciptakan suasana
Objek penting dalam pencahayaan :
1.   Menerangi
2.   Menciptakan peluang tiga dimensi
3.   Menuntun perhatian  penonton
4.   Menciptakan mood dari sebuah adegan
5.   Menjelaskan waktu

6.   Mengkontribusikan berbagai aspek estetis dalam pengkomposisian

Kamis, 18 Agustus 2016

MENERAPKAN TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR PRODUKSI

Menerapkan teknik pengambilan gambar

Mendeskripsikan Multimedia :
Film merupakan hasil karya seni yang berasal dari perpaduan banyak unsur, seperti suara gambar, dan gerak, dll.
pemerintah sendiri mendeskripsikan film sebagai berikut:
“film adalah karya cipta seni budaya yang merupakan media komunikasi massa pandang dengar yang dibuat berdasarkan sinematografi dengan direkam pada pita selluloid,pita video,piring video.atau bahan hasil penemuan  teknologi lainnya dalam bentuk jenis, ukuran melalui kimiawi, proses elektronik atau proses lainnya atau tanpa suara yang dapat dipertunjukkan dan atau dinyatakan dengan system proyek mekanik elektronik dan atau lainnya (UU perfilman th 1992, Bab 1 pasal 1)
·         Film merupakan rangkaian banyak frame (bingkai) gambar yang diputar dengan kecepatan tertentu.
·         Video merupakan rangkaian banyak frame (bingkai) gambar yang didalamnya berisi, tahap demi tahap dari suatu gerakan/skuen yang diputar dengan kecepatan tertentu.
Definisi Kamera

Kamera merupakan salah satu aspek penting dalam sebuah pembuatan film, fungsi kamera yaitu mengambil/merekam adegan-adegan yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian di visuasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan. Kamera dioperasikan oleh kru film yang disebut cameramen mengoperasikan kamera sesuai dengan arahan sutradara

Senin, 15 Agustus 2016

MEMAHAMI CARA PENGGUNAAN PERALATAAN TATA CAHAYA

Lighting

 Lighting adalah tekhnik mengatur pencahayaan, agar gambar yang dihasilkan berkualitas tinggi dengan tingkat fokus yang baik. Cahaya dalam fotografi dan videografi adalah unsur yang paling penting dan utama untuk menciptakan sebuah gambar, image dan video.

Fungsi Pencahayaan
• Menyinari obyek / subjek
• Menciptakan gambar artistik
• Menghilangkan bayangan yg tidak perlu
• Membuat efek khusus

Sifat Cahaya: 
1. Cahaya dapat menembus
2. Cahaya dapat difokuskan
3. Cahaya dapat dipantulkan
4. Cahaya mempunyai warna

Kamis, 11 Agustus 2016

MENERAPKAN TEKNIK PENGAMBILAN GAMBAR



Cara Pengambilan Gambar Dengan Kamera
Kamera merupakan salah satu alat penting dalam suatu pembuatan film. Fungsi kamera yaitu mengambil atau merekam adegan-adegan yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan. Kamera dioperasikan oleh kru film yang biasa disebut kameramen dan dioperasikan sesuai dengan arahan sutradara. Untuk menjadi seorang kameramen harus mengetahui jenis-jenis kamera, mengenal cara-cara atau teknik memegang kamera, teknik pengambilan gambar, unsur-unsur dalam pengambilan gambar, dll.
1.     CARA MEMEGANG KAMERA VIDEO.
Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi kamera tidak mudah goyah. dapat digerakkan ke berbagai posisi, tergantung dari sudut pengambilan yang diinginkan - pada banyak kondisi gunakan selalu tripod untuk menjaga gambar tetap stabil.
2.     ZOOM.
Hindarkan penggunaan tehnik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa menggunakan tripod. Ini adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar yang dapat berakibat tidak bergunanya gambar yang terekam.
3.     SUARA.
Perlu diperhatikan mengenai suara. Bila kita tidak menggunakan earphone, kamera tetap merekam suara-suara latar yang tidak diperlukan, maka jangan mengeluarkan suara yang tak perlu atau berbicara ketika sedang merekam.
4.     PERATURAN 10 DETIK.
Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lama dan hindarkan pergerakan-pergerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu adegan sekurangnya dalam 10 detik. Ini akan memudahkan editor film untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan. Ingat untuk tetap menghitung sampai 10 detik, meskipun pada kondisi yang sulit, 10 detik ini terasa lama. Rekam subyek Anda selama 10-20 detik, stop dan ambil gambar yang lain.
5.     PANNING & TILTING
Panning (mengambil gambar bergerak secara horizontal) dan Tilting (mengambil gambar bergerak secara vertikal) sebaiknya digunakan secukupnya saja bila ingin mendapatkan gambar dasar dengan berpindah posisi gambar, atau bila kita sudah berpengalaman sebagai operator film. Bila kita memutuskan untuk melakukan panning, gerakkanlah kamera sehalus yang kita bisa dan jangan mendadak. Ingat selalu aturan10 detik untuk setiap gambar diam/statis pada awal dan juga pada akhir pengambilan gambarpanning. Selalu lebih baik mengambil banyak gambar statis, dan ingat juga bahwa nantinya gambar yang kita ambil akan diedit kembali oleh editor. Penggunaan panning sebaiknya jangan terlalu lama (antara 3 sampai 5 detik).
6.     FOKUS, EXPOSURE AND WHITE BALANCE (KESEIMBANGAN WARNA) .
Periksa selalu fokus dan exposure. Bila menggunakan zoom jauh dan dekat fokuskan selalu pada jarak ideal ke objek yang kita inginkan untuk direkam dan ketika kita melakukan zoom jauh semuanya terlihat fokus - bila kita melakukan zoom pada objek terdekat terlebih dahulu lalu kita zoom pada objek lain di kejauhan (contohnya hewan di kejauhan) maka akan membuat gambar sama sekali tidak fokus. Adanya perbedaan antara objek yang samar dan objek utama yang jelas adalah sangat penting. Bahkan objek yang hanya sedikit tidak fokus akan membuat film menjadi tidak berguna. Periksa selalu exposure dan cobalah merekam pada objek yang sama dengan cara manual dan otomatis untuk memastikan kita mendapatkan gambar terbaik yang kita inginkan. Bila kita sudah memiliki banyak pengalaman, hal ini menjadi tidak perlu lagi untuk dilakukan .
7.     TANGGAL DAN WAKTU.
Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar film yang terekam, ini akan membuat film sama sekali tidak dapat digunakan . Penulisan tanggal dan waktu pada layar film tidak membuktikan bahwa film ini diambil pada saat yang tertulis dilayar, karena bisa saja yang tertulis tanggal 5 November 1950 tidak menjamin pengambilan film tersebut pada tahun 1950, bisa saja setiap orang merubah tanggal dan waktu tersebut. Namun, sebaiknya kita selalu merekam suara kita pada awal pengambilan gambar yang menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi dan negara dimana kita merekam gambar- cara inilah yang dapat merekam secara permanen informasi waktu dan tempat pengambilan film. Hal ini sangatlah penting dan seringkali terlupa, dan bila kita lupa apa dan dimana persisnya sebuah gambar diambil, celakalah kita. Bila kita memiliki GPS untuk menunjukkan lokasi kita berada, selalu rekam dengan film pembacaannya dan juga rekam latar belakangnya. Tidak seperti tanda tanggal dan waktu, hal ini dapat memberikan bukti.
8.     CUTAWAYS (GAMBAR PENGISI).
Bila kita merekam sebuah obyek, kegiatan ataupun wawancara kita perlu selalu mengambil gambar yang lain. Sebagai contoh, bila kita merekam sebuah wawancara kita perlu untuk merekam juga kantor orang yang kita wawancarai atau sesuatu yang lain untuk memberikan penjelasan tambahan bagi film wawancara kita. Kita lihat contoh lain, bila kita membuat film tentang orang utan, jangan lupa untuk merekam hutan dimana mereka tinggal dan kebakaran hutan yang merusakan habitatnya. Ini akan membuat sebuah film lebih informatif.

Rabu, 10 Agustus 2016

MEMAHAMI CARA PENGGUNAAN PERALATAN TATA CAHAYA



     Cahaya adalah suatu energi gelombang elektromagnetik yang sifatnya kasat mata dan tidak kasat mata
·                      Cahaya terbagi 2
a.       Buatan
b.      Alami
·                  Alami
a.       Sinar Matahari
b.      Api yang berasal dari tanah/api abadi
                 Tata cahaya/ligthing mempunyai 2 fungsi secara umum
                1.  Ligting sebagai penerangan
               Yang hanya memberi efek terang dan berfungsi sebagai alat yang menerangi sekitarnya
                2.  Linting sebagai pengcahayaan
              Memberikan dimensi seni atau keindahan pada objek tertentu